Panduan Pendaftaran Bansos Sebesar Rp 2,4 Juta Untuk UMKM/BPUM di Link E-Form BRI

Panduan Pendaftaran Bansos Sebesar Rp 2,4 Juta Untuk UMKM/BPUM di Link E-Form BRI

by K Setiawan

Langkah Daftar Bantuan sosial UMKM/BPUM, Check Yang menerima Bantuan BLT di Link E-Form BRI| Kontribusi Rp 2,4 Juta Pemerintahan merencanakan akan meneruskan program Kontribusi Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terimbas Covid-19.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki. Disebutkan jika program Kontribusi Presiden (Banpres) Produktif gagasannya akan diteruskan pada tahun 2021 ini.

Oleh karenanya, Teten sudah mengirimi surat ke Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani berkaitan saran diteruskannya program Banpres Produktif.

“Per tanggal 14 Desember 2020 tempo hari, kami sudah mengirim surat dengan Kemenkeu untuk menyarankan kelanjutan program Banpres Produktif.”

“Kami menyarankan tambahan biaya sejumlah Rp 28,8 triliun dan menarget 12 juta aktor UMKM yang akan memperoleh kontribusi sejumlah Rp 2,4 juta per usaha mikro,” tutur Teten dalam Rapat Kerja Kemenkop UKM dengan Komisi VI DPR RI yang ditayangkan secara virtual, Kamis (21/1/2021).

Menurut Teten, jika mengajukan ini diterima oleh Kemenkeu dan dapat diwujudkan selekasnya, faksinya akan mengutamakan yang menerima BLT dari faktor pemerataan antardaerah dan yang masih belum terima kontribusi Banpres.

Apa lagi pada masa pencairan awalnya, dianggap Teten, ada banyak UMKM yang masih belum memperoleh BLT sejumlah Rp 2,4 juta.

Walau sebenarnya sampai sekarang ini telah ada sekitar 28 juta UMKM yang ajukan diri untuk terima BLT.
“Memang ada banyak UMKM yang masih belum terima kontribusi ini pada step pertama, karenanya telah kami bahas ke komite PEN supaya 2021 program ini mengutamakan UMKM yang masih belum terima,” ungkapkan Teten.

Sementara untuk UMKM yang telah terima kontribusi, lanjut ia, akan ditujukan untuk terima kontribusi Credit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro.

Teten mengharap adanya peraturan ini, kecuali dapat menolong modal usaha untuk pebisnis mikro, diinginkan dapat menyambungkan beberapa pebisnis mikro terhubung perbankan supaya lebih gampang memperoleh kontribusi atau utang lain.

Baca Juga :   Bansos Tunai Rp300.000 Cair Serentak dan Batas Pengambilan Hanya Sampai April, Berikut Faktanya

“Pebisnis mikro yang awalnya unbankable, kami berharap dengan peraturan ini menjadi bankable,” sebut Teten.

Langkah Yang menerima Bantuan sosial BLT UMKM Rp 2,4 Juta di eform.bri.co.id/bpum.

Banyak yang menanyakan, bagaimana menyaksikan nama yang menerima bansos BLT UMKM dari pemerintahan.

Untuk memeriksa yang menerima BLT UMKM Rp 2,4 juta dapat terhubung eform.bri.co.id/bpum selanjutnya masukkan nomor KTP.

Disamping itu, check persyaratan yang menerima BLT UMKM. Masalahnya tidak semuanya yang ajukan kontribusi lolos penyeleksian dan mendapatkan BLT UMKM. Untuk beberapa aktor UMKM yang bisa lolos penyeleksian dan penuhi persyaratan akan mendapatkan BLT sejumlah Rp 2,4 juta.

Tunjangan UMKM BPUM kembali diperpanjang pada tahun 2021 ini.

Kemenkop dan UKM yang sedang lakukan saran ke Kemenkeu untuk ekstensi BLT UMKM ini pada tahun 2021.

Sekitar 24 juta aktor UMKM diusukan sebagai yang menerima kontribusi dan diinginkan usai pada kuartal pertama.

Tunjangan UMKM alias Banpres atau BPUM diberi dalam rencana pengokohan ekonomi di periode wabah covid-19 telah dikeluarkan pemerintahan awal tahun 2020 usai pada Bulan November pada step 2.

Untuk peserta yang dipastikan tercatat sebagai yang menerima masih dapat lakukan pencairan sampai Februari 2021 sesudah pemerintahan lakukan periode ekstensi pencairan.

Untuk ketahui bisa lolos atau tidaknya peserta dapat lakukan pengujian lewat link e-form BRI dengan memakai NIK KTP khusus penyalur dari bank BRI.

Berikut Langkah Check Yang menerima Kontribusi di Link E-Form BRI

  • Login di https://eform.bri.co.id/bpum
  • Masukan nomor KTP dan masukan code klarifikasi
  • Lalu, click Proses Inquiry
  • Jika sudah tercatat karena itu NIK dan nama anda akan tampil dalam eform BRI.
  • “Nomor eKTP tercatat sebagai yang menerima BPUM”
  • Untuk yang tidak terima dan akan terima pesan dengan tulisan warna merah.
  • “Nomor e-KTP anda tidak tercatat sebagai yang menerima BPUM”
  • Cairkan Dana Kontribusi di Bank
Baca Juga :   Berikut Ini Link Cek Bansos PKH 2021 Ibu Hamil dan Balita Yang Dapat BST Rp 3 Juta

Sesudah bisa keterangan dari eform BRI atau pemberitahuan SMS oleh bank penyalur karena itu bisa dilaksanakan step pencairan dana BPUM dengan bawa dan lengkapi beberapa document berikut ini:

  • Buku tabungan
  • Kartu ATM dan jati diri
  • Yang menerima BPUM harus juga lengkapi document terbagi dalam: Surat Pengakuan, Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan atau Kuasa Yang menerima dana BPUM.

Untuk surat pengakuan dan SPJM telah disiapkan oleh faksi bank tinggal mengisinya selengkapnya.

Seterusnya menanti proses penarikan dana.

Pada proses penarikan dana jangan diwakili.

Pemicu Bila NIK KTP Anda tidak ada di E-form BRI

  • Anda belum mendaftarkan program BPUM UMKM Rp 2,4 juta
  • Mekanisme di Bank penyalur belum tersambungsi dengan link itu
  • Rekening Anda terblokir karena Anda tetap punyai pembiayaan/credit di bank.
  • Nomor NIK KTP Anda tidak sesuai dengan data di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Nama Tidak Tampil

Tetapi bila Anda telah mendaftarkan dan nama tidak tampil, kerjakan pengujian langsung dengan bertandang ke kantor bank penyalur BRI dengan bawa persyaratan document pencairan.

Beberapa aktor usaha mikro yang NIK KTP mereka tidak berada di eform.bri.co.id/bpum tetap bisa menerima kontribusi BLT UMKM Rp 2,4 juta dengan daftar banpres produktif usaha mikro (BPUM) optimal akhir November 2020 ini.

Info komplet berkenaan tata langkah registrasi dan persyaratan yang menerima dapat dijangkau di situs sah www.depkop.go.id atau account media sosial sah Kemenkop UKM.

Tunjangan UMKM Rp 2,4 juta tentu cair bila turuti persyaratan di bawah ini.

Langkah Daftar Tunjangan UMKM / BPUM / Banpres 2021

Untuk registrasi tiap peserta harus lakukan mengajukan semua arsip syarat dengan manual ke Dinas Koperasi di tiap wilayah.

Baca Juga :   Pencairan Bansos Mei 2021 Dipercepat, Cek Cara Pencairan Berikut Ini

Kementrian Koperasi dan UKM mengatakan lewat account sosmednya jika registrasi sah tunjangan UMKM tak pernah dilaksanakan lewat cara online.

Cuman untuk link pengisian data lewat cara online ada di Dinas Koperasi di wilayah semasing.

Persyaratan

  1. Masyarakat Negara Indonesia
  2. Punyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Mempunyai usaha mikro
  4. Bukan PNS, TNI/Polri, karyawan BUMN atau BUMD
  5. Sedang tidak terima credit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  6. Untuk aktor usaha mikro yang mempunyai KTP dan domisili usaha berlainan bisa menyertakan Surat Keterangan Usaha atau SKU.

Berdasar pada ketentuan di step awalnya, tiap dareah mempunyai peraturan semasing.

Kota-kota masih berlakukan daftar online di situsnya untuk isi data lewat cara online sebagai seterusnya baru diteruskan dengan penyerahan arsip lewat cara manual.

Instansi pengusul

  1. Dinas yang bertanggungjawab atas koperasi dan UKM
  2. Koperasi yang sudah ditetapkan jadi tubuh hukum
  3. Kementerian atau instansi
  4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang tercatat di OJK.

Melengkapi data ke instansi pengusul

NIK KTP, Nama komplet, Alamat rumah seperti KTP, Sektor bisnis dan Nomor telephone.

Melengkapi semua syarat dan tiba langsung ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kota seperti syarat.

Turuti semua intruksi dari Dinas Koperasi sebagai instansi pengusul.

Jalan keluar Pemblokiran sepihak dari Bank

Yang menerima kontribusi BPUM harus pastikan saat mengajukan semua data seperti satu dengan yang lain.

Karena bila ada penemuan data yang tidak sesuai data di Surat Keterangan (SK) dengan data yang dipunyai oleh bank penyalur.

Karena itu dana BPUM akan dikunci sementara hingga harus ditegaskan data di SK dengan di KTP yang di bank harus sama.

Supaya bisa dibuka kembali yang menerima harus bekerjasama dengan dinas koperasi sampai ke bank penyalur agar pencairan dapat dilaksanakan.

 

Related Posts

Leave a Comment