Indonesia

Batas Akhir Aktivasi Rekening Penerima PIP Baru 28 Februari 2021, Lewat Dari Itu Batal Cair, Berikut Edarannya

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah kontribusi berbentuk uang kontan, peluasan akses, dan peluang belajar pada pemerintahan yang diteruskan untuk peserta didik dan mahasiswa yang dari keluarga miskin atau rawan miskin untuk membayar pengajaran lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP).

PIP dibuat untuk menolong beberapa anak umur sekolah dari keluarga miskin/rawan miskin /fokus masih memperoleh service pengajaran sampai menuntaskan pengajaran menengah, baik lewat lajur resmi sd sampai sma/smk dan lajur non resmi paket a smpai paket c dan pengajaran khusus.

dikutip dari WARTA LOMBOK dari situs pip.kemdikbud.go.id, Dana PIP bisa dipakai untuk menolong ongkos individual pengajaran peserta didik, seperti beli peralatan sekolah/pelatihan, uang belanja dan ongkos transportasi, ongkos praktek tambahan dan ongkos tes kapabilitas.

“lewat program ini pemerintahan berusaha menahan peserta didik kemungkinan dari putus sekolah, dan diinginkan bisa menarik pelajar putus sekolah supaya kembali meneruskan pengajarannya. PIP diinginkan bisa memudahkan ongkos individual pengajaran peserta didik, baik ongkos langsung atau tidak langsung,” tegas Kemendikbud di situs resminya.

Baca Juga :   Heboh Buaya Terdampar di Kolaka, Kini Diduga Sudah Bertemu dengan Saudara Kembarnya

Di bawah ini ialah surat selebaran pernyataan batasan akhir aktivasi rekening yang menerima program indonesia pintar (pip) baru tahun 2019 dan 2020.

Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan RI (Kemendikbud/Kemdikbud) lewat Pusat Service Pembiayaan Pengajaran (Puslapdik) sudah melaunching Surat Selebaran Nomor : 0081/J5/BP/2021 29 Januari 2021 yang ditanda bereskan oleh Kepala Puslapdik mengenai Pernyataan batasan akhir aktivasi rekening PIP Tahun 2019 dan 2020.

Berikut isi surat edaran nya:
Kepada YTh

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
se-Indonesia

Dengan hormat kami sampaikan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyalurkan dana bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2019 dan 2020 untuk peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Paket A, B, dan C.

Sehubungan dengan pemberlakuan ketentuan masa/waktu aktivasi rekening sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Lembaga penyalur PIP jenjang SMA/SMK/SLB/Paket C adalah Bank Negara Indonesia (BNI), sedangkan untuk jenjang SD/SMP/Paket A/Paket B adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).

2. Surat Keputusan (SK) dan data penerima PIP dapat diunduh melalui laman web aplikasi SIPINTAR (pip.kemdikbud.go.id/enterprise) oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota dan Sekolah/Lembaga.

3. Login SIPINTAR bagi sekolah/lembaga menggunakan username dan password yang sama dengan username dan password yang digunakan untuk Dapodik.

4. Penerima PIP baru Tahun 2019 dan 2020 yang belum memiliki rekening PIP telah dibuatkan rekening PIP oleh Puslapdik di bank penyalur yang memerlukan proses aktivasi rekening. Batas akhir aktivasi rekening bagi penerima PIP baru Tahun 2019 dan 2020 paling lambat tanggal 28 Februari 2021.

5. Bagi penerima PIP yang tidak melakukan aktivasi rekening sesuai tanggal yang ditetapkan, dana PIP akan dikembalikan ke Kas Umum Negara dan akan dievaluasi kembali dalam penetapan penerima PIP Tahun 2021.

6. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota segera mendorong dan aktif memantau pelaksanaan aktivasi rekening dan percepatan pencairan agar tertib dan lancar di wilayah masing-masing.

7. Sekolah/lembaga dibantu Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota melakukan koordinasi dengan Bank Penyalur dalam membantu proses aktivasi dan pencairan dana PIP bagi peserta didik penerima PIP.

8. Selama masa pandemi Covid-19, sekolah agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang diberlakukan di wilayah masing-masing. Apabila proses aktivasi rekening/pencairan dilakukan oleh siswa secara langsung di bank yang dapat menimbulkan kerumunan, maka aktivasi rekening/pencairan dapat dilakukan secara bertahap dan/atau secara kolektif.

Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Kepala,

ttd.

Dr. Abdul Kahar

NIP 196402071985031005

Tembusan: Kepala Subbagian Tata Usaha Puslapdik.

Berikut merupakan batas akhir aktivasi rekening Penerima PIP Baru yaitu 28 Februari 2021.

Baca Juga :   Cukup pake hp KLAIM TOKEN Gratis PLN Maret 2021

Semoga informasi ini dapat membantu bagi para pembaca seputar masalah PIP dan KIP.

Tim media Nkriku.com mengingatkan pembaca untuk berhati hati dalam bermedia sosial dan internet. Jangan pernah mengirimkan data pribadi ke situs situs yang tidak resmi ataupun bukan milik pemerintah.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan adblock untuk meneruskan membaca konten di Portal Satuwaktu.com