Bansos Sampai 5.4 Juta, Begini Cara Mendaftarkan Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) 2021

Bansos Sampai 5.4 Juta, Begini Cara Mendaftarkan Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) 2021

by Lusiana Riany
Bansos Sampai 5.4 Juta, Begini Cara Mendaftarkan Bansos PKH 2021

Untuk tingkatkan kualitas hidup warga, karena itu pemerintahan salurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan untuk keluarga yang tidak sanggup.

Bansos ini diperuntukkan ke ibu hamil dan balita atau yang menerima PKH yang lain per keluarga nanti diteruskan lewat rekening himpunan bank punya negara (Himbara), yakni BNI, BRI, Berdikari, dan BTN. Tetapi, pemerintahan batasi bantuan sosial ini optimal 4 orang dalam per keluarga.

Baca Juga :   Ini Dia Daftar Bansos yang Pasti Cair di Bulan Maret 2021

Adapun yang menerima bansos PKH terdiri dari 2 elemen pertama, elemen keluarga yakni ibu hamil, anak umur dini, keluarga, lanjut usia, dan disabilitas. Elemen yang lain ialah bantuan pengajaran keluarga PKH untuk anak umur sekolah SD sampai SMA.

 

Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH)

Berikut langkah memperoleh bansos PKH (program keluarga harapan):

1. Masyarakat (keluarga miskin) daftarkan diri ke dusun/kelurahan di tempat dengan bawa KTP dan KK.

2. Registrasi ini akan diulas di permufakatan pada tingkat dusun/kelurahan untuk tentukan kelaikan masyarakat masuk di dalam DTKS berdasar analisis awalnya (pre-list) atau saran baru.

Baca Juga :   Heboh Buaya Terdampar di Kolaka, Kini Diduga Sudah Bertemu dengan Saudara Kembarnya

3. Permufakatan dusun/permufakatan kelurahan (musdes/muskel) akan hasilkan informasi acara yang diberi tanda tangan oleh kades/lurah dan piranti dusun yang lain, untuk selanjutnya jadi pre-list akhir.

4. Pre-List akhir ini dipakai oleh dinas sosial untuk lakukan klarifikasi dan validasi data dengan instrumen komplet DTKS, lewat lawatan rumah tangga.

5. Data yang sudah diverifikasi dan divalidasi selanjutnya dicatat dalam program mekanisme info kesejahteraan sosial (SIKS) off line oleh operator dusun/kecamatan, untuk selanjutnya di-export berbentuk file extention SIKS.

6. File itu selanjutnya dikirimkan ke dinas sosial untuk dilaksanakan import data ke program SIKS online.

7. Hasil klarifikasi dan validasi ini disampaikan ke bupati/wali kota.

8. Bupati/wali kota sampaikan hasil klarifikasi dan validasi data yang sudah ditetapkan ke gubernur untuk dilanjutkan ke menteri.

Baca Juga :   Quote Tentang Hari Pendidikan Nasional 2021

 

9. Pengutaraan dilaksanakan dengan mengimpor data hasil klarifikasi validasi barusan ke SIKS-NG dan mengupload surat legitimasi bupati/wali kota dan informasi acara musdes/muskel.

10. Data yang menerima PKH bisa disaksikan di situs https://dtks. kemensos.go.id/ dengan masukkan NIK yang menerima faedah.

Elemen kesehatan:

– Ibu hamil/nifas, memiliki hak memperoleh bantuan Rp3 juta /tahun;

– Anak umur dini, memiliki hak memperoleh bantuan Rp3 juta /tahun.

Baca Juga :   Bantuan Kuota Belajar Tahun 2021 Akan Dilanjutkan, Berikut caranya

Elemen pengajaran:

– Anak usia 6–21 tahun yang masih belum menuntaskan harus belajar;

– Anak SD/sederajat, memiliki hak memperoleh bantuan Rp900.000 /tahun;

– Anak SMP/sederajat, memiliki hak memperoleh bantuan Rp1,5 juta /tahun;

– Anak SMA/sederajat, memiliki hak memperoleh bantuan Rp2 juta /tahun.

Saat itu, untuk kelompok disabilitas berat dan lanjut usia memiliki hak memperoleh bantuan masing-masing Rp2,4 juta /tahun.

Baca Juga :   Cukup pake hp KLAIM TOKEN Gratis PLN Maret 2021

Related Posts

Leave a Comment