Bantuan Pemerintah Rp 3,5 Juta Hanya untuk 10.000 Penerima, Ketahui Cara Dapatnya

Masih banyak yang berharap dapat bantuan pemerintah atau BLT di tahun 2021 ini. Bantuan pemerintah Rp 3,5 juta disalurkan untuk 10.000 penerima, ketahui cara dapatnya supaya kebagian.

Pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan di Indonesia dengan menggelontorkan sejumlah dana bantuan sosial (bansos) selama pandemi corona.

Adapun bantuan pemerintah Rp 3,5 juta adalah bantuan sosial atau bansos program kewirausahaan sosial (Prokus) yang disalurkan lewat Kementerian Sosial.

Baca Juga :   Heboh Buaya Terdampar di Kolaka, Kini Diduga Sudah Bertemu dengan Saudara Kembarnya

Program bantuan sosial atau bansos corona tersebut diberikan kepada Penerima Manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan graduasi.

Artinya, mereka yang masih dalam kategori miskin dan rentan miskin, tetapi sudah graduasi karena komponennya tidak terpenuhi.

Melansir laman resmi Indonesia.go.id, bantuan sosial/bansos corona ini menurut rencana akan diberikan kepada 10.000 keluarga penerima manfaat (KPM) PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha sejak terdampak pandemi Covid-19.

KPM PKH Graduasi yang terseleksi akan menerima pendampingan dan bantuan sosial insentif modal usaha sebesar Rp 3,5 juta per KPM untuk lebih mengembangkan usaha mereka.

KPM PKH graduasi dapat diartikan sebagai keluarga yang sudah lulus dari program PKH atau sudah dinyatakan mampu dan mendiri, karena usahanya telah berkembang.

Baca Juga :   Panduan Pendaftaran Bansos Sebesar Rp 2,4 Juta Untuk UMKM/BPUM di Link E-Form BRI

Syarat Bantuan Sosial atau Bansos Corona

Jenis-jenis usaha yang berhak mendapatkan modal kewirausahaan sosial di antaranya adalah kelontong, kuliner, pedagang, penjahit, pertanian, dan peternak.

Akan tetapi, tak semua penerima PKH bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Melansir Kompas.com, 17 Januari 2021, Prokus diprioritaskan untuk keluarga yang sudah memiliki rintasan usaha mikro.

“Selektif dengan prioritas untuk keluarga yang sudah mempunyai rintisan usaha ultra mikro dan atau yang punya potensi untuk merintis usaha,” kata Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Adhy Karyono.

Menurutnya, bentuk bantuan berupa bimbingan konsultasi bisnis, pendampingan sosial, dan bantuan modal usaha jika dibutuhkan.

Baca Juga :   Sedih, Lays, Doritos, dan Cheetos akan Berhenti Produksi Mulai Agustus 2021

Ia menuturkan, pertimbangan program ini tidak menyasar ke semua PKM PKH adalah karena pada dasarnya untuk keluar dari kemiskinan tidak semua berminat menjadi pelaku usaha.

“Karenanya, ada dua track yang dibangun. Pertama bagi anggota keluarga PKH yang ingin bekerja sebagai karyawan atau pegawai dan sebagainya, diperlukan akses untuk bisa bersaing di market,” jelas dia.

Baca Juga :   Mudah dan Cepat, Berikut Tata Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2021, Bebas Uang Kuliah dan Biaya Bulanan

“Kedua yang mempunyai minat dan bahkan sudah punya usaha rintisan kecil-kecilan perlu program yang meningkatkan kapasitasnya untuk bisa berusaha,” sambungnya.

Terkait penerima bantuan ini, nantinya akan diatur berdasarkan data yang diusulkan oleh program PKH ke Dirjen Pemberdayaan Sosial yang memiliki program Prokus.

Selain itu, calon penerima juga akan diverifikasi lapangan oleh tim dan ahli dari lembaga perguruan tinggi yang ditunjuk.

“Jika sesuai, maka baru ditetapkan untuk mendapatkan program,” kata dia.

Baca Juga :   Kumpulan Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *