Bantuan Kuota Belajar Tahun 2021 Akan Dilanjutkan, Berikut caranya

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merencanakan perpanjang pemberian subsidi kuota gratis internet ke pesert didik dan tenaga pendidik, bersamaan dengan proses pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan karena wabah.

Plt Sekjen Kemendikbud Ainun Naim menjelaskan, berdasar hasil penilaian yang dilaksanakan pada beberapa yang menerima memperlihatkan jika bantuan itu berjalan baik. Tetapi, pembagian yang diberi akan alami pengubahan. Karena, memakai pola yang lain.

“Tentunya kita akan usaha dengan yang lebih bagus. Saat ini sedang kita rumuskan besaran dan lingkupnya seperti apakah,” ungkapkan Ainun pada acara Taklimat Media Awalnya Tahun 2021 secara daring, Selasa (5/1/2021).
Dengan demikian, lanjut Ainun, evaluasi daring akan dipakai banyak sekolah di tahun tuntunan ini.
Menurut dia, warga benar-benar tertolong adanya subsidi kuota. Karena tanggapan itu, faksinya memutus meneruskan distribusi kuota namun dengan proses yang sedikit berlainan.
Sekarang ini Kemendikbud tengah menggodok kembali proses distribusi dan jumlah besaran kuota yang akan diberi tahun ini. Cara ini dilakukan untuk pastikan program subsidi berjalan lebih bagus, seperti penilaian penerapan sepanjang empat bulan ke belakang.

“Sedang dirumuskan besaran dan lingkupnya seperti apakah. Karena ada perubahan penuntasan wabah Covid-19, ini alternative penerapan evaluasi dari rumah,” katanya.
Sudah diketahui, tahun kemarin pemerintahan membagikan Rp7,2 triliun untuk bantuan kuota data ke guru, murid, dosen dan mahasiswa sepanjang 4 bulan. Yaitu dari September sampai Desember. Tingkatan pendistribusian bantuan kuota data internet itu dikerjakan sepanjang dua step tiap bulan. Sampai Oktober ada 35,7 juta yang menerima bantuan kuota data ini.

Baca Juga :   Puisi Dan Makna Hari Kebangkitan Nasional 2021

Peruntukan kuota yang diberi yaitu untuk peserta didik PAUD sekitar 20 GB/bulan, peserta didik tingkatan pendidikan landasan dan menengah 35 GB/bulan, pengajar pada PAUD dan tingkatan pendidikan landasan dan menengah 42 GB/bulan, dan untuk mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. Semuanya memperoleh kuota umum sejumlah 5 GB/bulan, bekasnya untuk kuota belajar.

Cara Mendapatkan Bantuan Kuota Dari Mendikbud

Buat mempermudah terdapatnya info mengenai bantuan kuota data internet untuk guru, murid, mahasiswa, dan dosen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mempersiapkan daftar situs dan program evaluasi yang bisa dijangkau memakai kuota belajar lewat situs https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Kepala Agen Kerja Sama dan Jalinan Warga, Kemendikbud, Evy Mulyani,sama seperti yang dikutip dari krjogja.com, Selasa (22/9 2020) mengatakan, daftar situs dan program evaluasi yang bisa dijangkau memakai kuota belajar itu ditujukan untuk memperhitungkan kecemasan kuota data internet disalahgunakan. “Daftar itu berisi program dan video konferensi yang khusus dan pada umumnya banyak dipakai dalam Pembelajan Jarak Jauh (PJJ). Ini dipercaya mencukupi untuk penyukupan kebutuhan PJJ, ” ucapnya.

Baca Juga :   Cukup Pakai KTP dan Isi Data Diri Bansos Rp 3,55 Juta Segera Cair, Buruan Daftar

Evy menyarankan guru, murid, mahasiswa, dan dosen bisa terhubung situs itu untuk memperoleh info selanjutnya mengenai bantuan kuota data internet itu. Dalam perincian itu ada 19 program evaluasi, 5 video konferensi, 22 web, dan 401 web kampus yang paling mencukupi untuk penuhi keperluan PJJ.
“Diterangkan dalam situs itu kuota bantuan internet dari Kemendikbud dipisah dua, ada kuota umum dan kuota belajar. Kuota belajar ini cuman bisa dipakai untuk terhubung situs dan program evaluasi yang sudah Kemendikbud persiapkan buat memberikan dukungan evaluasi jarak jauh,” terangnya Evy di Jakarta.

Program bantuan kuota internet itu adalah usaha pemerintahan dalam merealisasikan inspirasi warga berkaitan rintangan evaluasi jarak jauh di periode wabah, untuk memberikan fasilitas evaluasi daring semua guru, murid, dosen, dan mahasiswa, terutamanya di periode wabah. “Pemerintahan memiliki komitmen untuk pastikan tidak cuma beberapa tapi semua guru, murid, dosen, dan mahasiswa bisa tertolong”, tegas Evy.

Baca Juga :   Bantuan Pemerintah Rp 3,5 Juta Hanya untuk 10.000 Penerima, Ketahui Cara Dapatnya

Evy menambah, untuk guru, murid, dosen, dan mahasiswa yang masih belum mendaftar nomor hpnya, dipersilahkan untuk mendaftarka. Kemendikbud pastikan program Dapodik dan program PDDikti untuk sumber data yang menerima bantuan kuota data internet masih dibuka. Saat itu, proses pendistribusian bantuan kuota data internet mengikut juknis yang sudah diputuskan. “Data nomor hp didaftarkan oleh unit pendidikan dan klarifikasi validasi dilaksanakan berdasar perguruan tinggi dan sekolah pangkalannya. Berkaitan akurasi nomor setiap jadi tanggung jawab instansi itu,” tambah Evy.

Dalam Ketentuan Sekretaris Jenderal Kemendikbud mengenai Panduan Tehnis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020 disebut jika Pimpinan Unit Pendidikan mengeluarkan Surat Pengakuan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), yang mengatakan jika mereka bertanggungjawab atas kebenaran data nomor hp yang terinput ke mekanisme data dasar pendidikan dan mekanisme pangkalan data pendidikan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *